Perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat mencatat bahwa pada Juli 2025 telah ada kesepakatan perdagangan penting. Kesepakatan ini menandai babak baru kerja sama ekonomi komprehensif antara kedua negara.
Dalam kesepakatan ini, tarif impor dari AS ke Indonesia ditetapkan sebesar 19%.
AS juga tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia. Pangsa pasar ekspor Indonesia ke AS sebesar 11,22% pada 2024. Penanaman modal asing dari AS mencapai USD 3,7 miliar.
Namun, ada catatan bahwa tarif impor dari AS untuk produk tertentu Indonesia dapat mencapai hingga 47%. Tarif tertinggi ini terutama berlaku untuk produk tekstil dan garmen.
Tarif sebenarnya terdiri dari akumulasi beberapa tarif. Misalnya, ada tarif 10% umum ditambah tarif proteksionis 10-37% untuk produk tertentu.
Oleh karena itu, biaya masuk pasar AS bisa sangat tinggi untuk beberapa komoditas.
Tarif impor AS ke Indonesia stabil di angka 19% untuk barang-barang umum sesuai kesepakatan terbaru, sedangkan tarif impor Indonesia ke AS bervariasi dengan beberapa produk terkena tarif proteksionis tinggi yang dapat mencapai 47%
STRATEGI YANG SEBAIKNYA DIAMBIL INDONESIA
a. Diversifikasi Pasar Ekspor
- Jangan terlalu bergantung pada satu negara (termasuk AS).
- Perluas ke Tiongkok, India, Afrika, dan Timur Tengah.
b. Peningkatan Nilai Tambah Produk Ekspor
- Hindari ekspor bahan mentah, fokus ke industri hilir.
- Contoh: bukan hanya ekspor karet mentah, tapi produk jadi seperti ban atau sarung tangan medis.
c. Investasi Diplomasi Ekonomi
- Aktifkan peran diplomasi dagang untuk menjelaskan posisi Indonesia dan menjaga kepercayaan pasar.
d. Penguatan Pasar Domestik
- Bila ekspor terganggu, konsumsi dalam negeri bisa menyerap kelebihan produksi.
KESIMPULANIndonesia tidak harus memenuhi trade balance imbang secara absolut dengan AS. Negara ini perlu menjaga hubungan dagang yang sehat, adil, dan strategis. Fokus sebaiknya diberikan pada diversifikasi mitra dagang, peningkatan nilai tambah produk ekspor, dan diplomasi ekonomi yang proaktif.

Ini akan menciptakan ketahanan ekonomi nasional yang lebih kuat terhadap dinamika global yang berubah cepat.







Leave a comment