-
Continue reading →: Kegagalan Eksekusi Kasus Silfester Matutina: Realitas Hukum di IndonesiaKasus terpidana Silfester Matutina menjadi sorotan tajam dalam dinamika penegakan hukum pidana di Indonesia. Peristiwa ini memperlihatkan secara gamblang betapa rapuhnya sistem eksekusi putusan pengadilan di negeri ini. Silfester divonis 1 tahun 6 bulan penjara atas kasus pencemaran nama baik terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hingga bertahun-tahun setelah putusan…
-
Continue reading →: Evaluasi Kebijakan Pendidikan Prabowo 2025: Antara Harapan dan RealitaKebijakan pendidikan Presiden Prabowo Subianto tahun 2025 menuai hasil awal yang beragam—antara kemajuan infrastruktur dan kegagalan implementasi. Langkah Awal yang Menjanjikan Delapan bulan setelah dilantik, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional. Dalam pidato kenegaraan awal 2025, ia menegaskan bahwa 22 persen APBN dialokasikan untuk sektor pendidikan. Ini merupakan…
-
Continue reading →: Rekening Gemuk: Mengapa Masih Banyak Aparat yang Luput dari Hukum?Kita sering mendengar kabar tentang rekening “gemuk” milik jaksa, hakim, atau polisi yang nilai saldonya tidak wajar. Meski sudah menjadi buah bibir, kasus seperti ini jarang berujung pada proses hukum. Mengapa bisa demikian? KYC dan PPATK: Sistem Pengawasan Sebenarnya Ada Sebelum membahas lebih dalam, penting diketahui bahwa Indonesia sebenarnya punya…
-
Continue reading →: Bank Dunia Sebut 171 Juta Warga Indonesia Masih MiskinJumlah penduduk miskin di Indonesia menjadi sorotan, dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan 24 juta orang (8,57%), sedangkan Bank Dunia mencatat 171,8 juta orang (60,3%). Perbedaan ini menggambarkan perspektif lokal dan global mengenai kemiskinan. Fokus perlu pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, bukan hanya statistik.
-
Continue reading →: Mie Ayam: Sejarah dan Evolusi Kuliner IndonesiaMie ayam adalah salah satu hidangan ikonik Indonesia. Hidangan ini telah menjadi favorit jutaan pencinta kuliner di tanah air. Bahkan, mie ayam juga populer di luar negeri. Mie ayam memiliki cita rasa khas yang memanjakan lidah. Hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan sejarah. Evolusi mie ayam menghadirkan…
-
Continue reading →: Cegah Kebakaran Sebelum Terlambat!🔥 Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, sering kali akibat kelalaian atau kurangnya pengetahuan tentang pencegahannya. Oleh karena itu, setiap kelurahan perlu memberikan edukasi bahaya api kepada warganya agar risiko kebakaran dapat diminimalisir. Pentingnya Edukasi Bahaya Api Edukasi mengenai bahaya api bukan sekadar teori, tetapi langkah nyata…
-
Continue reading →: Soto Mie BogorSeporsi Sejarah, Jiwa, dan Hujan Bogor, Indonesia—kota di mana hujan seolah tak pernah berhenti. Udara membawa sentuhan lembap tropis. Jalanan berdengung dengan suara wajan dan desis sesuatu yang penuh jiwa. Di sini, di sudut hijau Jawa Barat ini, kamu akan menemukan hidangan yang lebih dari sekadar makanan. Ini adalah cerita…
-
Continue reading →: Kapitalisme Dalam IbadahPemerintah memberlakukan aturan baru. Jemaah yang ingin berangkat haji untuk kedua kalinya harus menunggu minimal 18 tahun sejak keberangkatan haji pertama. Aturan ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Undang-Undang ini merupakan perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 2019. Langkah ini untuk pemerataan kesempatan bagi umat Islam yang belum…
-
Continue reading →: Anggaran APBN untuk PSSI: Transparansi yang TersandungJakarta– Anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sorotan. Periode lima tahun terakhir (2020–2024) menjadi fokus utama. Anggaran ini menarik perhatian publik. Hal ini terjadi karena keterbatasan data yang tersedia di ranah publik. Sepak bola adalah olahraga yang digemari jutaan rakyat…
-
Continue reading →: Korupsi dan Kemiskinan: Masalah Sistemik IndonesiaKorupsi Tak Terkendali dan Penegakan Hukum Basa-Basi Kemiskinan di Indonesia bukan lagi sekadar isu pinggiran. Ini adalah tragedi nasional yang dipicu oleh korupsi. Korupsi sudah lepas kendali. Data kemiskinan dimanipulasi. Kebijakan hanya berpihak pada elite. Korupsi telah menjadi mesin utama. Korupsi mencekik rakyat kecil. Penegakan hukum hanya menjadi sandiwara kosmetik.…
-
Continue reading →: Daya Beli Rakyat Tak Kunjung PulihAlasan Stimulus Ekonomi Tak Efektif. Di atas kertas, jumlah stimulus tersebut tampak menjanjikan. Tetapi jika dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai Rp22.000 triliun, Kontribusinya hanya sekitar 0,2 persen. Dalam bahasa sederhana: terlalu kecil untuk menyelamatkan kapal ekonomi yang mulai oleng di tengah gelombang inflasi, pengangguran, dan ketidakpastian…
-
Continue reading →: Kegagalan Sistemik di PT TASPENKasus dugaan korupsi investasi fiktif melibatkan mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Kosasih, dan rekanannya, merugikan negara hingga Rp1 triliun. Pemberitaan cenderung sensasional tanpa analisis mendalam, mengabaikan masalah tata kelola BUMN dan menunjukkan kelemahan pengawasan. Reformasi sistemik dan tanggung jawab publik diperlukan untuk mencegah kasus serupa.






