Layanan Paspor di Tarutung: Informasi Lengkap
1–2 minutes
Advertisements

Pengurusan paspor di Tarutung, Tapanuli Utara kini bisa dilakukan langsung di kota tersebut tanpa harus pergi ke luar daerah.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar secara resmi membuka layanan paspor ini. Layanan ini dilakukan melalui Unit Layanan Keimigrasian Terbatas yang berlokasi di Tarutung. Layanan ini hadir setiap hari Rabu mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, berlokasi di Jalan Sisingamangaraja No. 165 A, Tarutung.

Pelayanan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat sehingga warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus paspor.

Pada hari pertama pembukaan layanan, tercatat sekitar 63-66 pemohon telah dilayani, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Pendaftaran disarankan dilakukan sebelum pukul 12.00 WIB setiap hari Rabu agar pelayanan berjalan lancar.

Terdapat layanan paspor biasa dan elektronik (e-paspor). E-paspor memiliki chip elektronik berisi data biometrik. Dengan demikian, e-paspor lebih aman dan diakui secara internasional.

Ke depan, pihak imigrasi berencana mengusulkan peningkatan status Unit Layanan Terbatas ini. Tujuannya adalah untuk menjadi Unit Kerja Keimigrasian (UKK). Langkah ini bertujuan memperluas dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Singkatnya, masyarakat Tarutung dan sekitarnya kini dapat mengurus paspor setiap hari Rabu di Jalan Sisingamangaraja No. 165 A dengan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan modern.

Leave a comment

Let’s connect

Advertisements
BERITA SEBELUMNYA
  • Kekuatan Asing Tak Ingin Indonesia Kuat dan Kaya?

    Kekuatan Asing Tak Ingin Indonesia Kuat dan Kaya?

    🕵️ Fact-Check Jakarta – Pernyataan Prabowo Subianto soal kekuatan asing. Ia menyebut bahwa kekuatan asing tidak ingin Indonesia menjadi negara kuat dan kaya. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut bahwa kekuatan luar negeri bahkan mendanai organisasi…

  • Tan Malaka: Pemikir Kiri Radikal dan Tokoh Revolusioner Internasional

    Tan Malaka: Pemikir Kiri Radikal dan Tokoh Revolusioner Internasional

    Di tengah gemuruh perjuangan kemerdekaan Indonesia, nama Tan Malaka bagaikan petir yang menyambar, menerangi sekaligus mengguncang. Tan Malaka adalah seorang pemikir kiri radikal. Dia adalah penulis Madilog. Sebagai tokoh revolusioner internasional, ia adalah sosok…

  • Semaun:  Ketua PKI Pertama

    Semaun: Ketua PKI Pertama

    Pemberontakan PKI tahun 1926–1927 dilakukan terhadap pemerintah kolonial Hindia Belanda. Tujuannya adalah menggulingkan kekuasaan kolonial dan mendirikan pemerintahan yang berbasis komunisme di Indonesia. Semaun menyeruak sebagai salah satu tokoh yang membentuk wajah pergerakan nasional…

  • Jejak Amir Sjarifuddin dalam Marxisme dan Nasionalisme

    Jejak Amir Sjarifuddin dalam Marxisme dan Nasionalisme

    Intelektual Marxis di Pusaran Revolusi dan Tragedi Bangsa Indonesia Dalam lintasan sejarah Indonesia modern, sedikit tokoh yang mengundang kekaguman sekaligus kontroversi sebesar Amir Sjarifuddin Harahap. Politikus ini lahir di Medan pada 1907. Dia juga…

  • Pena sebagai Senjata: Perjuangan Tirto Adhi Soerjo

    Pena sebagai Senjata: Perjuangan Tirto Adhi Soerjo

    Di tengah cengkraman kolonialisme yang membungkam suara rakyat, berdirilah seorang anak bangsa dengan pena sebagai senjatanya. Dialah Raden Mas Tirto Adhi Soerjo—tokoh yang menjadikan media bukan sekadar alat informasi, melainkan senjata perjuangan. Pelopor Pers…

  • Strategi Perang Gerilya Sisingamangaraja XII

    Strategi Perang Gerilya Sisingamangaraja XII

    Sisingamangaraja XII adalah seorang raja dan pendeta terakhir masyarakat Batak Toba. Dia memimpin Perang Batak (1878–1907) melawan penjajahan Belanda di Sumatera Utara. Dia menggunakan strategi perang gerilya yang cerdas. Selain itu, dia memanfaatkan keunggulan…

  • Sardono W. Kusumo: Menggugat Dengan Gerak

    Sardono W. Kusumo: Menggugat Dengan Gerak

    Koreografer, Budayawan, dan Penafsir Zaman yang Lugas “Seni adalah bahasa yang jujur, dan tubuh adalah pena yang menuliskannya.”Begitu barangkali dapat kita tafsirkan jejak langkah Sardono Waluyo Kusumo, sosok pemikir tubuh dan gerak. Semenjak dekade…

  • Kapitalisme yang Mengikis Kesetaraan Umat

    Kapitalisme yang Mengikis Kesetaraan Umat

    Ekonomi Haji Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang sarat makna spiritual dan kesetaraan. Saat ini, ibadah ini semakin terperangkap dalam dinamika ekonomi yang bersifat kapitalis. Biaya yang melonjak telah meningkatkan disparitas akses…

DUNIA

Discover more from SUARA BATAK TAPANULI

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading