Rp 277 Miliar Digunakan Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Advertisements
2–3 minutes

Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 277 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Alokasi ini untuk mendukung program pengembangan sepak bola nasional. Termasuk juga upaya agar Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Dana ini digunakan untuk persiapan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Dana ini juga untuk pelatihan Timnas di berbagai kelompok usia. Selain itu, dialokasikan untuk program kerja asosiasi sepak bola nasional.

Sekitar 73 persen dari anggaran ini dibiayai oleh penerimaan pajak masyarakat. Alokasi dana ini merupakan dukungan nyata pemerintah. Tujuannya agar Timnas Indonesia dapat berprestasi dan berkompetisi di tingkat internasional. Fokus utamanya adalah Piala Dunia 2026.

Rincian alokasi dana sebesar Rp 277 miliar dari APBN 2025 untuk program sepak bola nasional yang mendukung Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 terbagi menjadi tiga pos utama:

  1. Persiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk pembiayaan pelatihan, kompetisi, dan kebutuhan operasional tim inti.
  2. Pelatihan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia, sebagai upaya pengembangan dan regenerasi pemain untuk memperkuat tim nasional di masa depan.
  3. Program kerja asosiasi sepak bola nasional (PSSI), yang mencakup pengembangan kompetisi, manajemen, dan pembinaan sepak bola di tingkat nasional.

Sebagian besar dana ini bersumber dari penerimaan pajak masyarakat, sebagai bagian dari dukungan pemerintah untuk kemajuan sepak bola Indonesia dan harapan agar Timnas Indonesia berprestasi dan mencapai babak berikutnya di Piala Dunia 2026

Pos BelanjaNilai (Rp miliar)
Persiapan Timnas Indonesia (kualifikasi Piala Dunia)150
Pelatihan Timnas di berbagai kelompok usia80
Program kerja asosiasi sepak bola nasional (PSSI)47
Total277

Untuk menaikkan peringkat Timnas Indonesia di ranking AFC secara realistis, beberapa analisa dan langkah strategis yang perlu dilakukan adalah:

  1. Meningkatkan kualitas dan intensitas latihan dengan pelatih profesional. Pelatih ini memiliki pengalaman internasional. Latihan ini mengutamakan teknik, pola permainan, dan daya tahan fisik. Tujuannya agar para pemain siap bersaing dengan tim-tim kuat Asia. Fokus pengembangan pemain muda untuk regenerasi juga sangat penting.
  2. Memperbanyak pertandingan internasional dan uji coba melawan tim yang peringkatnya lebih tinggi. Tujuannya adalah agar mendapatkan pengalaman menghadapi tekanan dan variasi taktikal. Ini sekaligus menambah poin ranking lewat hasil positif di laga resmi dan persahabatan FIFA.
  3. Peningkatan sistem pembinaan usia dini dan pelatihan di berbagai kelompok umur diperlukan. Tujuannya adalah menghasilkan pemain berkualitas. Pemain ini bisa dipersiapkan untuk masuk ke tim utama. Dengan begitu, siklus prestasi dapat dipanjangkan secara berkelanjutan.
  4. Manajemen yang profesional, transparan dan fokus pada penguatan mental, fisik, serta kesehatan pemain sangat berpengaruh pada performa. Dukungan penuh finansial dari pemerintah dan sektor swasta harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
  5. Memperkuat infrastruktur sepak bola nasional penting, seperti menyediakan fasilitas latihan berstandar internasional. Menggunakan teknologi analisis permainan juga diperlukan. Selain itu, meningkatkan kualitas kompetisi domestik diperlukan guna menyiapkan pemain yang mumpuni.

Saat ini Timnas Indonesia menempati posisi 122 dunia di ranking FIFA. Peringkat Asia mereka relatif rendah karena hasil minor terakhir. Terutama kekalahan di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka kalah dari Arab Saudi dan Irak yang unggul secara kualitas dan peringkat.

Mengingat persaingan ketat di Asia Tenggara dan Asia, perubahan signifikan memerlukan perencanaan jangka panjang. Selain itu, diperlukan konsistensi hasil positif dalam pertandingan resmi AFC maupun FIFA untuk meraih poin ranking.

Leave a comment

Let’s connect

Advertisements
BERITA SEBELUMNYA
  • Waktunya Rakyat Bangkit: Menuju Revolusi Reformasi untuk Demokrasi Sejati di Indonesia

    Waktunya Rakyat Bangkit: Menuju Revolusi Reformasi untuk Demokrasi Sejati di Indonesia

    Bayangkan sebuah negara di mana suara rakyat benar-benar didengar, di mana kekuasaan tidak lagi terkonsentrasi di tangan segelintir elit yang serakah, dan di mana check and balance berfungsi sebagai benteng melawan totaliterisme. Itulah visi…

  • TARUHAN BESAR PRABOWO: MENGGENJOT BELANJA TANPA MENAIKKAN PAJAK

    TARUHAN BESAR PRABOWO: MENGGENJOT BELANJA TANPA MENAIKKAN PAJAK

    Sinyal dari Dua Lembaga Januari 2026 menjadi bulan yang penuh teka-teki bagi para pengamat pasar modal. Di satu sisi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan lantang mengumumkan perpanjangan insentif pajak. Pemerintah memastikan tarif Pajak…

  • KRISIS LALU-LINTAS JAKARTA

    KRISIS LALU-LINTAS JAKARTA

    Fenomena kemacetan lalu lintas di Jakarta bukan sekadar gangguan logistic harian. Fenomena tersebut merupakan manifestasi dari krisis struktural. Krisis ini menyentuh dimensi ekonomi, kesehatan publik, dan psikologi sosial. Sebagai pusat gravitasi ekonomi Indonesia, Jakarta…

  • Dari Kebun “Palem Merah” Menjadi Pusat Transit Modern

    Dari Kebun “Palem Merah” Menjadi Pusat Transit Modern

    Palmerah, Jakarta Barat (1700–2025) Bab 1: Pendahuluan dan Historis 1.1 Administratif dan Geografis Kecamatan Palmerah terletak di jantung administratif Kota Jakarta Barat. Kecamatan ini merupakan entitas urban. Hal ini merepresentasikan mikrokosmos dari evolusi metropolitan…

  • Partai Politik Demokratis vs Partai Politik Oligarki

    Partai Politik Demokratis vs Partai Politik Oligarki

    Partai Politik Demokratis Partai politik yang demokratis adalah partai yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi baik secara internal maupun eksternal. Ciri utamanya meliputi kebebasan berorganisasi. Partai tidak di kontrol oleh keluarga dan oligarki kelompok tertentu.…

  • Ilusi Uang Gratis: Mengungkap Skema Penipuan di Balik Game Mobile Berhadiah Cash

    Ilusi Uang Gratis: Mengungkap Skema Penipuan di Balik Game Mobile Berhadiah Cash

    Dalam beberapa tahun terakhir, iklan game mobile yang menjanjikan uang tunai semakin masif membanjiri layar ponsel masyarakat Indonesia. Narasinya sederhana dan menggoda: main game santai, tonton iklan, kumpulkan poin, lalu tarik uang ke PayPal…

  • Politik Uang, dan Kejatuhan Demokrasi di Indonesia Pasca-Reformasi

    Politik Uang, dan Kejatuhan Demokrasi di Indonesia Pasca-Reformasi

    Analisa Perilaku Pemilih Konflik Antara Ekspektasi Normatif dan Realitas Empiris Pertanyaan mendasar adalah mengapa rakyat Indonesia tampak memilih wakil rakyat tanpa menggunakan “akal sehat”. Mengapa figur masa lalu seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih…

  • Perubahan Politik Apa yang Diperlukan agar Pengadilan Tipikor Indonesia Efektif Membasmi Korupsi

    Perubahan Politik Apa yang Diperlukan agar Pengadilan Tipikor Indonesia Efektif Membasmi Korupsi

    Pelajaran dari Tiongkok Keberhasilan Republik Rakyat Tiongkok menekan korupsi—setidaknya pada level perilaku pejabat—sering memicu perbandingan dengan Indonesia. Di Tiongkok, kampanye antikorupsi mampu menjangkau elite tertinggi. Di Indonesia, perkara besar kerap tersendat oleh konstruksi dakwaan…

  • Anatomi Politik Ekstraktif dan Paradoks Elite Batak

    Anatomi Politik Ekstraktif dan Paradoks Elite Batak

    The sociopolitical analysis of the Batak elite’s role within Indonesia’s oligarchic system reveals a complex relationship between power and local development. Despite their intellectual prowess and work ethic, these elites become entrenched in a…

DUNIA

Discover more from SUARA BATAK TAPANULI

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading