-
Continue reading →: Korupsi di Vonis MatiDi balik jeruji besi sebuah penjara maksimum di Indonesia, seorang bandar narkoba besar menjalani hari-harinya dengan penuh percaya diri. Divonis mati karena mengendalikan peredaran 2 ton sabu, ia seharusnya menanti regu tembak. Namun, bertahun-tahun telah berlalu tanpa eksekusi, dan dari dalam sel, ia tetap mengatur sindikat narkotikanya. Melalui telepon selundupan…
-
Continue reading →: Apa Kabar Korupsi Kuota Haji?Kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 melibatkan pejabat Kemenag dan biro travel, diduga merugikan negara Rp 1 triliun. KPK telah menginvestigasi lebih dari 300 biro travel dan banyak saksi, termasuk tokoh publik. Meskipun penyidikan berlangsung intensif, penetapan tersangka masih menunggu kelengkapan bukti dan berkas.
-
Continue reading →: Ancaman Kekuasaan Militerisme TNINegara yang dikendalikan tentara bukan hanya kehilangan keseimbangan kekuasaan. Negara juga kehilangan esensi kemanusiaannya: kebebasan berpikir, partisipasi rakyat, dan supremasi sipil atas militer. Ini bukan sekadar retorika, melainkan peringatan historis yang relevan bagi Indonesia hari ini. Pada Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto dilantik sebagai pemimpin negara. Prabowo adalah mantan jenderal…
-
Continue reading →: Kaitan Boby Nasution Di Korupsi Proyek Pembangunan Jalan Kabupaten Padang Lawas UtaraKasus korupsi dalam pengadaan proyek jalan di Dinas PUPR Sumut melibatkan pejabat daerah yang mengatur pemenang lelang dan menerima suap. Gubernur Bobby Nasution bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek. Praktik ini mencakup penunjukan pemenang tanpa tender resmi dan dugaan pemberian komisi kepada pejabat terkait.
-
Continue reading →: Masa Depan Indonesia 2029: Krisis Sosial dan Ledakan PolitikPada 20 Maret 2024, Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden dengan 58,59 persen suara, didampingi Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden. Konsolidasi kekuasaan Jokowi memperkuat kontrol politik dengan mengubah rival menjadi sekutu, tetapi menyebabkan kerusakan demokrasi dan meningkatkan risiko ketidakpuasan sosial serta krisis politik yang potensial.
-
Continue reading →: EKOSISTEM UANG KOTOR DI PARKIR LIAR JAKARTAEkosistem parkir liar di Jakarta melibatkan jaringan terstruktur, termasuk juru parkir, penguasa lahan, ormas, dan aparat. Praktik ini menghasilkan pungutan ilegal yang merugikan pendapatan daerah. Dengan potensi keuntungan mencapai lebih dari Rp1 triliun per tahun, sistem ini sulit diberantas karena adanya perlindungan dari aparat serta keterlibatan ormas.
-
Continue reading →: Dilema Suksesi Sultan HB X YogyakartaSri Sultan Hamengkubuwono X, Sultan Yogyakarta dan Gubernur DIY, menghadapi isu suksesi tahta tanpa putra. Ia mengubah gelar putri sulungnya, GKR Mangkubumi, sebagai upaya mempromosikan kesetaraan gender, meski menuai kritik. Proses suksesi mengikuti tradisi patrilineal, melibatkan musyawarah keluarga dan prosedur adat, dengan berbagai kandidat potensial.
-
Continue reading →: Kegagalan Pancasila dalam Demokrasi Dari Sukarno hingga JokowiIndonesia, dengan Pancasila sebagai fondasi ideologinya, telah lama berjuang untuk mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Namun, di tengah tantangan globalisasi, ketimpangan ekonomi, dan polarisasi politik, Demokrasi Pancasila—sebagaimana diterapkan pada masa Orde Baru mengalami kegagalan.
-
Continue reading →: Kegagalan Rusunawa Pemerintah: Korupsi, Desain Bobrok, & Kemiskinan MBRMonumen Kebohongan Negara Di tengah euforia janji kampanye yang megah, pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memulai sebuah program ambisius. Program tersebut adalah “3 Juta Rumah” yang diluncurkan pada awal 2025. Program ini menargetkan 1 juta unit rusunami dan rusunawa di perkotaan melalui APBN/APBD. Program ini diresmikan dengan gegap gempita di…
-
Continue reading →: Mengapa Politik Indonesia Selalu Terjebak dalam Lingkaran Setan: Militer, Oligarki, dan AgamaRahasia Gelap Kekuasaan dari Pra-Kemerdekaan hingga Sekarang di Era Prabowo Pendahuluan: Pola Kekuasaan Elitis di Politik Indonesia Politik Indonesia sejak pra-kemerdekaan hingga era kontemporer terjebak dalam siklus kompetisi kekuasaan. Pertarungan ini terjadi di antara kelompok elit. Militer bertindak sebagai penjaga keamanan dan stabilitas. Oligarki pengusaha mengendalikan sumber daya ekonomi. Agama,…
-
Continue reading →: Mengapa Garuda Indonesia Terjebak dalam Kerugian Kronis?Pendahuluan: Maskapai Nasional Rugi Kronis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, maskapai penerbangan nasional yang didirikan pada 1949, pernah menjadi simbol kebanggaan Indonesia di langit dunia. Sebagai flag carrier, Garuda tidak hanya menghubungkan nusantara tetapi juga mempromosikan pariwisata dan diplomasi melalui rute internasionalnya. Namun, selama lebih dari satu dekade terakhir, Garuda…







