-
Continue reading →: Parpol di Indonesia: Dibentuk dengan Niat KorupsiKorupsi di Indonesia terus menjadi momok yang menggerogoti fondasi demokrasi. Anggota partai politik (parpol) di legislatif dan eksekutif kerap menjadi pelaku utama. Sepanjang 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat serangkaian skandal korupsi. Skandal ini melibatkan anggota DPR dan pejabat parpol. Tuduhan bahwa parpol di Indonesia dibentuk dengan niat terselubung untuk…
-
Continue reading →: Platform Ojol Adalah Perbudakan Modern: Pendapatan Peserta Menyedihkan, Pemerintah Diam SajaSuara Batak Tapanuli – Di balik gemerlap kemudahan layanan transportasi digital, tersimpan kisah getir. Ribuan pengemudi ojek online (ojol) bekerja nyaris tanpa perlindungan. Mereka juga tidak mendapatkan upah layak atau kejelasan masa depan. Istilah “perbudakan modern” kini semakin sering disematkan pada sistem kerja platform digital seperti ojek online di Indonesia.…
-
Continue reading →: BPJS Hapus Sistem Kelas, Berlaku Penuh Mulai Juni 2025: Apa Dampaknya Bagi Iuran Peserta?Suara Batak Tapanuli, Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam layanan rawat inap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kebijakan ini akan berlaku penuh paling lambat pada 30 Juni 2025, seiring dengan penerapan sistem baru bernama Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Langkah ini…
-
Continue reading →: Penyebab Kenaikan Uang Pangkal di Pendidikan TinggiMahalnya uang pangkal adalah masalah kompleks yang melibatkan kebijakan pemerintah, manajemen PTN, dan kondisi sosial-ekonomi. Penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi semua pihak agar pendidikan tinggi tetap terjangkau dan berkualitas. Akar masalah mahalnya uang pangkal kampus negeri di Indonesia dapat dirangkum sebagai berikut: Solusi Potensial: Peningkatan Subsidi Pemerintah: Alokasi anggaran pendidikan tinggi perlu…
-
Continue reading →: Gotong Royong: Nilai Luhur Manis di BibirNilai gotong royong, meskipun masih dijunjung tinggi dalam retorika politik, menghadapi tantangan serius dalam praktik ekonomi Indonesia saat ini. Ketimpangan sosial, individualisme, dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah menjadi faktor utama yang menghambat perwujudan semangat kebersamaan dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Istilah “gotong royong” berasal dari dua kata dalam bahasa Indonesia: Gotong…
-
Continue reading →: PHK Telah Meluas ke Sektor Industri Non-Padat KaryaMencegah Krisis PHK Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia pada 2025 telah meluas dari sektor industri padat karya. Sektor ini mencakup tekstil, alas kaki, dan garmen. PHK juga merambah ke sektor non-padat karya, termasuk elektronik, otomotif, media, dan ritel. Berdasarkan laporan, penyebab utama meliputi: Penurunan Permintaan Pasar: Lesunya daya…
-
Continue reading →: PARTAI POLITIK MILIK SIAPA? Ketua Umum tak Pernah GantiSyarat pembentukan partai politik di Indonesia melibatkan minimal 50 orang dewasa dan penetapan Pancasila sebagai dasar. Partai berfungsi menyerap aspirasi masyarakat, menjaga keutuhan NKRI, dan memajukan demokrasi. Sumber pendanaan berasal dari iuran anggota dan bantuan negara, dengan penekanan pada transparansi. Kepemimpinan tunggal dapat menstabilkan, tetapi membatasi regenerasi kader.
-
Continue reading →: Kebohongan Jokowi: Ijazah dan Janji Palsu yang TerabaikanSejumlah kontroversi mengenai dugaan kebohongan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir bahkan setelah masa jabatannya berakhir. Berbagai pihak, mulai dari tokoh politik hingga akademisi, telah mengajukan berbagai klaim mengenai ketidakjujuran mantan presiden selama dua periode kepemimpinannya. Kontroversi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari latar belakang akademik, janji politik, hingga…
-
Continue reading →: Logika Keliru di Era Kepemimpinan JokowiBerikut adalah beberapa contoh logical fallacies (kesalahan penalaran) yang muncul dalam pernyataan Joko Widodo selama dua periode kepresidenannya: Periode Pertama (2014-2019) Periode Kedua (2019-2024)
-
Continue reading →: Prinsip Koperasi Menurut Bung Hatta
Prinsip koperasi menurut Mohammad Hatta, yang dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia, berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong-royong sebagai dasar usaha bersama. Berikut adalah inti prinsip koperasi yang dicetuskan oleh Bung Hatta: Bung Hatta menekankan bahwa koperasi bukanlah tempat mencari laba sebesar-besarnya. Koperasi adalah wadah untuk memenuhi kebutuhan bersama. Hal ini memperkuat…
-
Continue reading →: Warteg: Makanan Rakyat yang Tak TergantikanWarteg, warung makan sederhana di Jakarta, menjadi pusat kehidupan bagi berbagai kalangan, dari buruh hingga mahasiswa, menawarkan makanan terjangkau dan berkualitas. Dengan akar sejarah sejak 1970-an, warteg tetap relevan meski menghadapi tantangan modern. Kolaborasi potensial antara warteg dan program pemerintah MBG dapat memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh.
-
Continue reading →: Evolusi Preman di IndonesiaBayangkan sebuah negara di mana preman bukan lagi sekadar preman, tapi arsitek kekacauan yang dilindungi oleh seragam dan jabatan. Di Indonesia, premanisme bukan fenomena alamiah. Ia adalah produk rekayasa sejarah. Premanisme dibesarkan oleh kolonialisme. Ia dipelihara oleh otoritarianisme. Kini, premanisme dimanjakan oleh demokrasi yang pincang. Dari vrijman Belanda yang jadi…









